Pernah membaca novel berjudul “Totto-chan’s Children” karya Tetsuko Kuroyanagi? Novel itu berisi tentang perjalanan kemanusiaan untuk anak-anak dunia, cerita perjalanan Tetsuko ketikan menjadi Duta Kemanusiaan. Ia pergi mengelilingi negara-negara yang mengalami kekeringan hebat atau terkena dampak perang, dimana anak-anak yang sebenarnya polos dan tak berdosa selalu menjadi korban.
Dari semua cerita disana saya dapat mengambil kesimpulan bahwa air bersih sangat berperan penting bagi kehidupan kita. Banyak negara-negara yang kekurangan air bersih karena kekeringan, seperti yang terjadi di Nigeria pada tahun 1985. Kata Nigeria yang berarti satu sungai besar di antara banyak sungai besar. Dulu panjang Sungai Nigeria adalah 4.179 kilometer. Sungai ketiga terpanjang di Afrika. Lebarnya 0,8 kilometer. Karena kekeringan berkepanjangan, 97,5 persen sumber air Nigeria yang sangat besar kini kering sama sekali. Sekarang hanya 2,5 persen sumber air yang tersisa. Ini menunjukkan betapa mengerikannya dampak kekeringan.
Karena kekeringan ini banyak anak-anak yang kekurangan air bersih. Mereka harus berjalan berkilo-kilo dan menggali sungai di tengah-tengah padang pasir yang panas untuk mendapatkan air. Air yang mereka dapatpun tidak bersih karena tercampur dengan pasir. Karena kekurangan air bersih itulah, banyak anak-anak yang terkena diare. Tubuh mereka kurus-kurus karena dehidrasi dan dapat menyebabkan kematian.
Kita sebagai warga Indonesia yang memiliki lahan yang subur dan juga hidup dengan damai tanpa peperangan sebaiknya memanfaatkan air bersih kita sebaik-baiknya. Jangan membuang-buang air semaunya. Kita juga harus merawat pohon-pohon dan tidak menebangnya sembarangan. Karena pohon dapat menyimpan air agar tidak terjadi kekeringan. Apalagi di saat Global warming, cuaca sangat tidak menentu. Jadi lestarikanlah hutan untuk menjaga keseimbangan alam.
Kumpulan Inspirasi dan Karya Pemuda Penyelamat Lingkungan
0 komentar:
Posting Komentar